Jalan Kaki Yuk!
Aktivitas sehari-hari yang padat menuntut kita memiliki kondisi tubuh yang harus selalu fit. Asupan makanan yang baik, dengan gizi yang tepat mutlak kita butuhkan.
Keseimbangan tubuh harus kita jaga dengan olahraga. Tak hanya makanan empat sehat lima sempurna saja yang harus kita penuhi, olahraga menjadi bagian yang tak boleh dilupakan.
Namun, karena kesibukan yang sering kali tak bisa dihindari, sering kali ‘kewajiban’ kita terhadap kesehatan tubuh terabaikan. Tak punya waktu sering menjadi alasannya. Sesibuk apapun kita, semestinya kita sempatkan untuk berolahraga. Bagi yang memiliki pendapatan lebih, melakukan olagraga ditempat fitness dapat menjadi pilihan. Tapi bagi yang ingin olahraga murah meriah, ada satu olahraga yang bisa dilakukan. Olahraga ini memiliki manfaat yang luar biasa besar. Jalan kaki.
Siapa sangka jalan kaki merupakan olahraga yang murah, aman, dan akan sangat menyenangkan bila dilakukan bersama keluarga atau teman. Jalan kaki termasuk bentuk latihan aerobik paling sederhana. Olahraga ini dapat dilakukan kapan dan di mana saja dengan resiko cedera yang kecil. Banyak manfaat yang diperoleh dari jalan kaki. Di antaranya untuk kesehatan jantung, kekuatan tulang, otot, persendian, metabolisme tubuh, mengurangi bobot tubuh, dan tentunya menyegarkan pikiran. Bahkan, ada penelitian yang menunjukan bahwa orang yang berjalan kaki kira-kira 20-25 mil per minggu lebih panjang umur beberapa tahun dibanding mereka yang tidak.
Jalan Kaki dan Kesehatan
Seperti yang dikatakan sebelumnya, jalan kaki sangat bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa penyakit dapat dicegah dengan rutin berjalan kaki. Contohnya, penyakit jantung, nyeri punggung, diabetes, dan osteoporosis. Jalan kaki diklaim dapat menyehatkan jantung, karena jika dilakukan secara rutin dapat menurunkan resiko hipertensi, yang merupakan salah satu faktor pencetus penyakit jantung. Bagi mereka yang sedang mengalami nyeri punggung atau sedang dalam masa penyembuhan akibat nyeri punggung, disarankan untuk melakukan olahraga ringan seperti aerobik. Namun untuk beberapa kasus penderita nyeri punggung, terkadang olahraga ringan pun tetap terasa nyeri sehingga mereka cenderung berhenti berolagraga. Sebagai alternatifnya dipilih olahraga ringan jalan kaki untuk menggantikannya. Jalan kaki dengan kecepatan rendah yang stabil dan seimbang justru akan meningkatkan kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari-hari, sambil turut mengurangi kecenderungan timbulnya nyeri punggung di kemudian hari.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Diabetes Prevention Program, menunjukan bahwa berjalan kaki 30 menit, lima kali seminggu dibarengi dengan mengatur porsi makan, tenyata dapat mengurangi resiko diabetes sampi 50%. Rutin berjalan kaki memang sangat baik dilakukan bagi penderita diabetes, karena bisa meningkatkan kemampuan tubuh untuk memroses gula sehingga tidak menumpuk berlebihan di dalam darah. Untuk menghindari terjadinya penurunan kadar gula terlalu rendah saat jalan kaki, sebaiknya bawalah makanan ringan yang mengandung karbohidrat.
Satu lagi penyakit yang dapat dicegah melalui jalan kaki yaitu, osteoporosis atau dikenal juga dengan pengeroposan tulang. Osteoporosis sudah digolongkan dalam penyakit yang berbahaya. Osteoporosis dapat diakibatkan oleh konsumsi makanan yang tidak sehat, minum alkohol, dan kurang melakukan aktivitas fisik. Jalan kaki termasuk latihan aerobik pertama yang mampu menjaga kebugaran tubuh. Efek sampingnya pun sangat rendah dan tidak beresiko besar terjadinya patah tulang atu cedera.
Jalan Kaki dan Diet
Bagi yang ingin menjaga berat badan ideal, jalan kaki adalah pilihan yang tepat. Jalan kaki dapat meningkatkan penggunaan kalori, mengendalikan nafsu makan, dan membakar lemak. Dibandingkan dengan olahraga penuh, ternyata berjalan kaki pun mampu membakar kalori dalam jumlah yang cukup besar. Saat ini telah ramai dikenal istilah “The Walking Diet”, yang artinya melakukan “diet” dengan cara berjalan kaki. Jika Anda ingin afdol dalam berdiet, maka sebetulnya Anda cukup mengatur pola makan sehat, tanpa harus diet gila-gilaan yang dipadu dengan berjalan kaki 10.000 langkah per hari. Hal ini karena selain membakar lemak kalori, berjalan kaki juga mampu memperbaiki sistem metabolisme tubuh. Akibatnya racun-racun dan lemak yang menumpuk di tubuh bisa dikurangi dengan melakukan aktivitas ini. Jadi, bagi para perempuan dan laki-laki yang menginginkan saat ini ayo jalan kaki!(winda natalia)

